30 April 2020
Info Pasti Edisi III Tahun 2020
43 Views

Indonesia berada di jalur gempa teraktif di dunia karena dikelilingi oleh Cincin Api Pasifik dan berada di atas tiga tumbukan lempeng benua, yakni Indo-Australia dari sebelah selatan, Eurasia dari utara, dan Pasifik dari timur. Selain itu, letak geografis negeri kita yang berada di daerah tropis juga menimbulkan potensi bencana banjir maupun kekeringan. Belum lagi keberagaman sosial masyarakat, tidak jarang dapat menimbulkan konflik sosial.

Keberadaan ini sebagai suatu fakta bahwa masyarakat dan juga ASN perlu memiliki pengetahuan, pemahaman, serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi segala kemungkinan terjadinya bencana, termasuk mitigasi dalam memberikan pelayanan publik jika terjadi darurat bencana.

Kita tentunya sering mendengar istilah tanggung jawab, yang bermakna “siap menerima kewajiban atau tugas”. Arti tanggung jawab tersebut mudah untuk dimengerti oleh setiap orang, namun belum tentu dirasa ringan untuk dilaksanakan.

Demikian pula Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai ujung tombak pengelola negara. Peran ASN berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya dalam proses penyelenggaraan pelayanaan publik. Maka, komitmen dan tanggung jawab untuk menyelenggarakan pelayanan publik sudah seharusnya menjadi prioritas. Komitmen tersebut setidaknya mencakup profesionalisme dan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kondisi apapun, baik dalam kondisi normal maupun kondisi darurat.

Pada edisi ini, Info PASTI menyuguhkan sekelumit kisah dinamika ASN Kementerian Keuangan untuk tetap menjaga komitmen terhadap pelayanan publik di tengah kondisi darurat yang dihadapi, sebagai bahan rujukan bagi kita semua untuk dapat diambil hikmah dan pelajaran.