30 Desember 2025
Info Pasti Edisi XV Tahun 2025 (Part 1 - Info Pengadaan)
448 Views

[PART 1 - INFO PENGADAAN]

Setiap organisasi besar selalu dibentuk oleh kepemimpinan yang meninggalkan makna. Bagi Biro Manajemen BMN dan Pengadaan (Biro Madan), kepemimpinan Bapak Edy Gunawan menjadi penanda penting terutama ketika Biro Madan berada pada sebuah fase transformasi, bukan hanya perubahan struktur dan sistem, tetapi juga perubahan cara berpikir dan budaya kerja.
Memimpin di tengah momentum penggabungan organisasi dan tuntutan reformasi birokrasi yang semakin kompleks, Bapak Edy Gunawan memandang perubahan sebagai peluang. Pengelolaan BMN dan pengadaan tidak lagi sekadar urusan administratif, tetapi instrumen strategis untuk menghadirkan tata kelola keuangan negara yang efisien, akuntabel, dan bernilai tambah bagi pelayanan publik. Digitalisasi sistem, penguatan tata kelola, serta integrasi antara siklus pengelolaan BMN dan pengadaan menjadi pondasi utama yang dibangun secara konsisten.
Namun, transformasi tersebut tidak berhenti pada perubahan struktur dan sistem. Kepemimpinan Bapak Edy Gunawan menempatkan manusia sebagai pusat perubahan. Budaya kerja partisipatif, komunikasi dua arah, kolaborasi lintas unit, serta penghargaan terhadap keberagaman menjadi nilai yang ditanamkan dan dijaga. Integritas, empati, dan keteladanan hadir bukan sebagai slogan, melainkan praktik kepemimpinan sehari-hari.
Pada triwulan ketiga tahun 2025, pucuk pimpinan Biro Madan mengalami perubahan. Bapak Edy Gunawan mendapat amanah baru sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi. Bapak Ganti Lis Ariyadi kemudian ditunjuk sebagai Plt. Biro Madan melanjutkan dan mengokohkan pondasi yang telah dibangun. Penguatan pengelolaan BMN, peningkatan kualitas layanan pengadaan, konsistensi penerapan value for money, serta dukungan terhadap Program P3DN terus menjadi fokus. Digitalisasi dan pengembangan kompetensi SDM berjalan seiring, memastikan biro tetap adaptif terhadap dinamika regulasi, teknologi, dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Menatap tahun 2026, harapan besar tersemat agar warisan kepemimpinan ini terus hidup dan berkembang. Biro Madan diharapkan semakin terintegrasi dengan agenda strategis nasional, mendorong inovasi berkelanjutan, serta menjadi ruang tumbuh bagi SDM profesional yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik. Nilai-nilai kepemimpinan yang telah ditanamkan yaitu integritas sebagai pondasi, kolaborasi sebagai kekuatan, dan empati sebagai penuntun, menjadi bekal penting untuk melangkah lebih jauh.
Tulisan ini menjadi penanda estafet perubahan bahwa apapun yang telah dirintis bukan untuk berhenti, melainkan untuk dilanjutkan dan disempurnakan. Dengan semangat reformasi yang terjaga, Biro Madan diharapkan terus hadir sebagai garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola aset negara dan pengadaan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

https://drive.google.com/file/d/1OlLx2JYJHc21Kboo-f77VfqRcf-hYAQr/view?usp=drivesdk